Anjing Kematian (The Hound Of Death and Other Stories 1933, 1936)



Barang kali anda berpikir seorang Agatha Christie adalah seorang rasionalis, pemuja logika, dan mungkin sedikit atheis. Namun dalam novel berikut kita akan menemukan sosok lain dari Agatha. Inilah sisi spiritual sang maestro, dimana tidak semua kasus dapat dijelaskan secara logis dan rasional.

Ok guys, dalam novel ini terdapat 12 kasus misterius, bersiaplah menelusuri ranah gelap Agatha....

Kasus #1: Anjing kematian. Latar belakang cerita ini adalah perang dunia ke satu. Pasukan Jerman bergerak ke arah Belgia. Sampai di sebuah desa, dimana terdapat biara besar. Tentara memasuki biara, dan sebuah ledakan besar terjadi. Sebagian besar tentara Jerman tewas. Diantara puing puing biara, pada dinding yang masih berdiri tegak, terdapat sisa sisa mesiu yang membentuk lukisan anjing, anjing kematian.....

Kasus #2: Tanda bahaya. Ini upacara pemanggilan arwah. Tapi dibalik itu terdapat rencana rapi untuk untuk menjebak salah seorang dari mereka dengan tuduhan pembunuhan. Untung yang dijebak mempunyai indera ke enam....

Kasus #3: Orang ke empat. Percakapan di sebuah kompartemen kereta. Ada dokter, pengacara, dan seorang pendeta yang saling mengenal satu sama lain. Orang keempat tidak mereka kenal. Ngaler ngidul mereka bertiga membahas seorang dengan kepribadian ganda. Namanya Felicie Bault, yang kemudian tewas dengan mencekik dirinya sendiri. Tak dinyana orang keempat tahu banyak siapa Felicie....

Kasus #4: Sang gipsi. Beberapa kali Dickie bertemu dengan wanita gipsi, selalu saja diakhiri dengan sebuah peringatan bahaya. Jangan lewat sana, dan jembatan pun roboh. Jangan masuk rumah, dan pertunangan pun putus. Jangan dioperasi, dan kematian pun menjemput. Setelah kematiannya, seorang sahabat Dickie mencari wanita Gipsi dimaksud. Dan kutukan Gipsi mulai membayangi....

Kasus #5: Lampu. Sebuah rumah tua disewakan. Rumah berhantu, kata orang. Konon, rumah itu dulu dihuni seorang ayah dan anaknya yang masih kecil. Sang ayah pergi tak kembali, sang anak mati kelaparan di rumah itu. Namun sebuah keluarga terdiri dari kakek, janda, dan cucu laki laki bersikeras menyewanya. Kejadian aneh bermunculan.....

Kasus #6: Radio. Arwah suami menyapa lewat radio. Begitulah yang dialami seorang nenek yang divonis dokter hidupnya tak kan lama lagi. Sayang vonis sang dokter didengar seorang kemenakan bermasalah. Disusunlah rencana mempercepat kematian sang nenek. Tapi takdir berkata lain...

Kasus #7: Saksi peristiwa. Seorang pengacara berusaha menyelamatkan kliennya dari kemungkinan dijatuhi hukuman mati. Namun kasus pembunuhan seorang wanita karena asmara oleh seorang lelaki beristri tentulah menimbulkan kebencian publik. Untung lah seorang artis berbakat mengubah jalannya sidang......

Kasus #8: Misteri guci biru. Hati hati, ini mungkin sering terjadi. Penipuan berkedok supranatural. Seorang penggemar golf diperdaya dengan kisah misteri sebuah rumah. Yang datang dengan kisah mistik adalah seorang gadis cantik, dan seorang dokter mencoba membantu ' menyembuhkan '. Pegolf muda ini menurut saja saat diminta ' meminjam' sebuah guci dari koleksi pamannya yang sedang ke luar kota. Guci melayang, saat datang, sang paman naik pitam. Guci itu guci langka, dengan harga puluhan ribu pound.....

Kasus #9: Kasus aneh Sir Arthur Carmichael. Pernah dengar cerita orang diguna-guna sehingga tindak tanduknya seperti binatang?. Kasus ini menimpa Arthur yang tiba tiba berperilaku layaknya kucing. Ada kucing, langsung dikejar. Minum susu seperti kucing. Namun kematian ibu tirinya membuat Arthur kembali sehat. Setidaknya penjelasan samar samar bisa diterima....

Kasus #10: Panggilan sayap sayap. Spiritual habis ala Agatha! Seorang kaya, di puncak karir. Melewati kontemplasi singkat, akhirnya menghibahkan SELURUH hartanya untuk kepentingan orang miskin. Bahkan ketika di sakunya tak sesen pun uang tertinggal, nyawanya pun dikorbankan demi menyelamatkan seorang gelandangan. Dan sayap sayap telah memanggil.

Kasus #11: Yang terakhir. Upacara pemanggilan roh. Roh yang dipanggil adalah seorang anak. Dalam keadaan trance, sang anak muncul, bahkan dengan pisik sempurna. Sang ibu tidak bisa menahan diri, jadilah ini pemanggilan yang terakhir....

Kasus #12: SOS. Sebuah rumah terpencil. Tinggal suami istri dengan dua anak. Pada hari hujan berkabut, mereka kedatangan tamu yang mobilnya mogok. Sang tamu dipersilakan menginap. Ketika ia terbangun di pagi hari, tulisan SOS dari debu tertera di meja kamar. Seorang anak perlu diselamatkan, dari kematian!

1 komentar:

  1. Kok tidak ada review khusus untuk Witness of the prosecution? kan sampai difilmkan yang satu itu? bahkan endingnya sempat ditambah

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Peringkat Novel Agatha Christie

Saya benci pemeringkatan. Apalagi bila menyangkut penulis favorit Agatha Christie. Tetapi pemeringkatan menjadi keniscayaan - bukankah setiap pencipta agung mempunyai masterpiece? Dan mengenali sebuah masterpisece adalah tugas seorang reviewer. Maka saya menyematkan **** alias empat bintang untuk karya masterpiece, *** tiga bintang untuk karya 'out of the box', ** dua bintang untuk karya kategori bagus, dan satu bintang * untuk karya standar Agatha. Tentu saja ini subyektif, pendapat anda lebih benar. Klik di sini untuk melanjutkan.